17 Fauna Terancam Punah Karena Pemburuan Yang Berlebihan

Berinformasi.com, Jakarta – Fauna yang ada di Indonesia hampir mengalami kepunahan akibat ulah manusia. Manusia memanfaatkan fauna sebagai pemuas kebutuhan.

Semacam untuk di jadikan cindera mata, banyak sekali fauna yang membutuhkan perlindungan agar manusia yang tidak bertanggung jawab tidak memanfaatkan fauna untuk kepentingannya sendiri.

Dilansir dari ilmugeografi.com, berikut adalah penjelasan dari fauna yang harus dilindungi :

Jalak Bali

Jalak bali (leucopsar rostchildi) burung eksotik dari bali ini yang juga dikenal dengan nama Bali starling saat ini sudah menjadi salah satu satwa yang dilindungi di indonesia karena populasinya yang mulai kritis berkisar pada tidak lebih dari 1000 hingga 2449 ekor saja menurut survey yang dilakukan oleh Birdlife tahun 2001.

Celepuk Siau

Celepuk siau (otus siaoensis), menurut survey dari Birdlife tahun 2000 mengemukakan bahwa populasi dari hewan ini tidak kurang dari 500 ekor. Jumlah ini sangat kritis dan perlu dilakukan konservasi untuk melindunginya.

Elang Flores

Elang flores (Nisaetus floris) atau yang juga dikenal dengan flores hawk eagle merupakan burung endemic dari pulau flores dan beberapa pulau disekitarnya. Saat ini populasinya hanya berkisar 150 hingga 300 ekor saja.

Rusa Bawean

Rusa Bawean (Axis kuhlii) hanya terdapat di daerah bawean jawa timur. Populasi rusa bawean ini hanya berkisar pada 250 hingga 300 ekor. Rusa bawean selain diburu juga dijadikan bahan dagangan gelap.

Tokhtor Sumatera (Carpococcyx viridis)

Hewan unik ini hanya ada di daerah sumatera saja dan saat ini populasinya sangat memprihatinkan karena hanya berjumlah sebesar tidak lebih dari 70 hingga 400 ekor.

Katak Merah

Katak merah (leptophryne cruenta) hanya bisa ditemukan di gunung salak dan gunung gede pangrao jawa barat. Bahkan populasinya ini tidak diketahui berapa ekor dan sangat memprihatinkan. Katak merah memiliki tubuh yang unik dan bewarna merah bertutul hijau, biru bahkan putih. Kombinasi warna ini sangat indah hingga mendapatkan nilai jual yang sangat mahal.

Tarsius Siau

Tarsius siau (tarsius tumpara) sudah berada pada titik hampir punah kelangsungan hidupnya dengan populasi sebesar 1.300 ekor saja pada tahun 2009.

Beruk Mentawai

Beruk mentawai (macaca pagensis) sejenis kera ini hanya ada di daerah mentawai pulau sumatera. Akibat eksploitasi hutan sebagai tempat tinggal mereka kini populasi beruk mentawai sudah sangat menghawatirkan berkisar pada 2.700 hingga 3.400 saja.

Gajah sumatera

Gajah sumatera (Elepas Maximus ssp sumatranus) sudah banyak diburu oleh manusia karena diambil gadingnya yang kemudian dijual dengan harga mahal. Populasinya saat ini sudah memperihatinkan.

Orang Utan Sumatera

Orang utan sumatera (pongo abelli) merupakan hewan endemik dari pulau sumatera yang bertempat tinggal di hutan. Karena terjadi perusakan hutan membuat orang utan sumatera terkikis jumlahnya berkisar pada 6000 ekor saja pada tahun 2007.(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: