Beberapa Jenis Anggrek Hias Yang Tumbuh di Indonesia

Berinformasi.com, Jakarta – Memiliki hobi menanam, selain sebagai terapi juga bisa memperindah rumah anda. Menanam tanaman hias akan membuat rumah anda tampak asri dan elegan.

Salah satu tanaman hias yang terkenal di Indonesia adalah tanaman anggrek. Jenis anggrek ada sekitar lebih daro 30.000 varietas hibrida dan banyak di antaranya dibrandol dengan harga yang mahal.

Anggrek masuk dalam famili Orchidaceae yang berasal dari Bahasa Yunani yang artinya buah zakar. Yunani kuno mereprensentasikan tanaman anggrek sebagai keberadaan kaum Adam. Anggrek cukup mudah beradaptasi di mana pun, sehingga ia cukup mudah dibudidayakan. Berikut jenisnya dari berbagai sumber:

Anggrek Bulan

Anggrek Bulan atau Phalaenopsis amabilis atau juga puspa pesona merupakan salah satu bunga nasional Indonesia selain melati putih dan padma raksasa. Bunga nasional adalah bunga yang mewakili karakter bangsa dan negara.

Jenis anggrek ini banyak ditemukan di Malaysia, Indonesia, Filiphina, Papua hingga Australia. Cara hidup bunga ini yaitu secara epifit atau menempel pada batang pohon. Bunga anggrek ini menyukai tempat dengan penyinaran matahari yang sedikit.

Anggrek Selop

Anggrek selop atau Paphiopedilum glaucophyllumadalah tanaman anggrek yang banyak dijumpai di Jawa Timur. Habitat asli jenis anggrek ini yaitu di lereng Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

Bentuk bunga ini cukup unik karena menyerupai kantung semar dan sepatu selop. Memiliki warna ungu dan totol pada bibir bunganya, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta anggrek.

Anggrek Kebutan

Anggrek Kebutan atau Ascocentrum miniatum merupakan spesies anggrek yang banyak menyebar di Laos, Thailand, Vietnam, Jawa, Malaysia, Filipina, dan Sumatra. Di Indonesia sendiri spesies ini masih dilindungi.

Anggrek kebutan memiliki kelopak bunga berwarna oranye. Karena penampilannya yang cantik ini, membuat jenis anggrek ini amat langka dan hampir punah.

Anggrek Larat

Anggrek Larat atau Dendrobium phalaenopsis tanaman anggrek yang berasal dari Maluku. Anggrek ini merupakan tanaman yang langka dan dilindungi di Indonesia. Nama Larat sendiri diambil dari nama pulau yang ada di kepulauan Maluku yaitu pulau Larat.

Memiliki warna ungu pada kelopak bunganya, jenis anggrek ini hidup dengan menempel di pohon lain. Budidaya tanaman ini sangat diperlukan supaya bunga tidak kunjung punah.

Anggrek Tebu

Anggrek Tebu atau Grammatophyllum speciosum merupakan anggrek yang terbesar di dunia. Anggrek ini juga memiliki nama anggrek macan, karena kelopak bunga ini berwarna kuning dan memiliki totol-totol yang menyerupai macan. Ketinggian anggrek ini bisa mencapai 3 meter. Batangnya sendiri menyerupai batang tebu.

Anggrek Jamrud

Anggrek Jamrud atau Dendrobium macrophyllum adalah anggrek yang tersebar di pulau Jawa namun termasuk bunga yang langka. Jenis anggrek ini memiliki diameter 2 sampai 5 sentimeter dan berwarna hijau hingga kekuningan. Selain itu bunga ini juga tersebar di Filipina, Papua Nugini dan beberapa pulau yang tersebar di Pasifik Barat.

Anggrek Hitam

Anggrek hitam atau Coelogyne pandurate adalah jenis anggrek yang tumbuh di Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan Sumatera. Anggrek hitam menjadi maskot provinsi Kalimantan Timur. Anggrek ini memiliki lidah (labellum) berwarna hitam dan kini merupakan anggrek yang dilindungi karena jumlahnya yang semakin berkurang.(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: