Dankolatmar Pasuruan Tinjau Program Ketahanan Pangan

Berinformasi.com, Jakarta – Dankolatmar Pasuruan melakukan peninjauan program ketahanan pangan. Program tersebut bertempat di Puslatpurmar 3 Grati Pasuruan.

Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan serta kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Ketahanan pangan dibangun untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan yang berlangsung secara transisi, musiman maupun kronis atau permanen. Seperti akibat bencana alam, konflik, ketidakstabilan pasar, atau faktor lain misalnya hilangnya tenaga kerja atau produktifitas yang disebabkan oleh wabah penyakit.

Pada masa sekarang ini program ketahanan pangan dilaksanakan akibat merebaknya wabah pandemi Covid-19 yang telah melanda seluruh Provinsi di Indonesia. Selain itu program ketahanan pangan merupakan instruksi dari satuan atas untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan dengan mengelola lahan secara efektif dan memafaatkan ruang yang ada.

Pada kesempatan tersebut Komandan Kolatmar didampingi oleh Perwira Staf Kolatmar  melakukan peninjauan perkembangan ketahanan pangan yang dimiliki oleh jajaran dibawah komandonya, seperti Ketahanan pangan di Puslatpurmar 3 Grati ini.

Lokasi Ketahanan Pangan

Lokasi lahan ketahanan pangan yang dimiliki Puslatpurmar 3 Grati di dalam Ksatrian PLP 3 Grati yang dikelola oleh prajurit. Kolam budidaya ikan lele (Bioflok) berjumlah 4 kolam yang tiap-tiap kolam diisi 3000 ekor benih ikan  lele. Lahan tanaman singkong seluas 1 Ha. Lahan tanaman pepaya seluas 1/2 Ha. Lahan tanaman pisang seluas 1/2 Ha dan Palawija 1 Ha.

Sedangkan yang berada diluar Ksatrian PLP 3 Grati yang dikelola warga dalam pengawasan Puslatpurmar 3 Grati ; Singkong 5 Ha, Jagung 5 Ha dan Palawija 5 Ha.

Ketahanan pangan yang dimiliki Puslatpurmar 3 Grati  saat ini adalah kolam ikan lele dengan 12.000 ekor, kebun singkong, kebun jagung serta kebun sayuran. Adapun media yang digunakan adalah dengan kolam Bioflok , kolam terpal, parit yang dapat dimanfaatkan menggunakan polybag maupun sistim hydroponik.

“Pertahankan seluruh program ketahanan pangan yang telah kita kerjakan saat ini. Dan kembangkan dengan berbagai jenis tanaman pangan sehingga dapat dimanfaatkan untuk penuhi kebutuhan pangan prajurit kita dan keluarganya bila dampak kekurangan bahan pangan terus melanda ditengah pandemi wabah covid 19 yang terus meningkat dratis,” pesan Dankolatmar.(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: