Datang Ke Tangsel Wajib Tunjukan Surat Izin Keluar Masuk

Berinformasi.com, Tangsel – Ditengah penerapan PSBB ketiga, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerapkan kebijakan baru. Warga yang tidak ber-KTP Jabodetabek dan Banten wajib menunjukan SIKM.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat jumpa pers di ruang display Puspemkot Tangsel, Selasa (2/6/2020).

Surat ijin tersebut tertuang dalam Peraturan Gubenur Banten Nomor 24 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan COVID-19 di Banten. Dalam Pasal 19 dimana setiap orang yang masuk dan keluar di wilayah Banten harus memiliki surat ijin tersebut.

“Di Pergub ada penjelasan siapapun yang masuk keluar Banten harus ada Surat ijin, dan kami sudah membuat Perwalnya. Aplikasinya sama dengan DKI, warga bisa mengakses di aplikasi Simponie, dan DPMPTSP akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, “ungkapnya.

Surat ijin prosesnya bisa diakses melalui daring di simponie.tangerangselatankota.go.id. Ijin dikeluarkan kepada warga yang karena tugas dan pekerjaannya, di bidang yang di izinkan untuk beroperasi selama masa Pandemi COVID-19 harus melakukan perjalanan dinas keluar dan/atau masuk wilayah Kota Tangerang Selatan atau Jabodetabek.

Pelayanan perizinan ini juga diberikan untuk warga yang perlu bepergian masuk-keluar Kota Tangerang Selatan karena kondisi darurat, antara lain seperti sakit atau keluarga meninggal.

Jenis perijinan dibagi menjadi dua kategori. Perjalanan Berulang (aktivitas rutin selama masa PSBB) dan Perjalanan Sekali (situasional karena keadaan tertentu).

“Pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran pembatasan kegiatan berpergian keluar dan/atau masuk wilayah Kota Tangerang Selatan atau Jabodetabek selama masa pandemi COVID-19 dilakukan oleh Aparatur Pemerintah sesuai dengan kewenangannya berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.” jelasnya.

Kabag Hukum Pemkot Tangsel Ervin Ardani menjelaskan, prinsip ijinnya sama dengan DKI.

“Kita ingin meminimalisir penyebaran virus covid. Karena Kasian Bagi warga yang tidak mudik mereka tertularkan oleh warga yang mudik, sehingga dengan Surat ini sebagai bentuk pencegahan kami Pemkot Tangsel, “katanya.(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: