Empat Hewan Perkawinan Silang Yang Sampai Sekarang Masih Ada

Berinformasi.com, Jakarta – Makhluk hidup dituntut untuk beradaptasi jika tidak ingin terkena seleksi alam. Salah satu caranya adalah melakukan perkawinan silang.

Perkawinan silang dilakukan dengan cara memasangkan satu hewan dengan hewan lain yang memiliki gen lebih kuat. Keturunan akhirnya memiliki gen dominan dari kedua hewan. Ada dua macam persilangan, yaitu secara alami atau buatan yang melibatkan campur tangan manusia.

Tentunya tidak semua hewan bisa disilangkan. Tidak mungkin kan mengawinkan rusa dengan gajah? Hanya hewan yang berasal dari satu famili atau subfamili saja yang dapat melakukannya.

Mau tahu hewan mana saja yang merupakan hasil perkawinan silang? Berikut ulasannya.

Kucing Savannah

Kucing eksotis yang satu ini ternyata dihasilkan dari campuran antara kucing rumahan dengan serval, kucing besar yang tinggal di alam liar. Ia memiliki wajah yang imut seperti kucing biasa tetapi dengan pola tutul khas kucing liar. Jika dilihat secara langsung, kucing ini tampak seperti cheetah kecil. Tubuhnya ramping, panjang, dengan bulu seperti kucing Afrika.

Iron Age Pig

Babi hibrida ini memiliki tubuh yang sangat besar untuk ukuran babi. Ini karena ia adalah keturunan kawin silang antara babi dan babi hutan. Hewan ini dinamakan iron age pig karena terlihat seperti babi purba yang hidup di Zaman Besi, yaitu antara 1200 SM dan 600 SM. Babi ini sengaja dibiakkan di Eropa untuk dikonsumsi. Namun sering kali mereka sangat agresif, seperti babi hutan.

Tigon

Tigon ternyata berasal dari persilangan harimau jantan dengan singa betina sehingga masuk ke dalam kelas panthera. Ukurannya yang lebih kecil membuat tigon lebih terlihat seperti kucing besar dengan berat 180 kilogram saat dewasa.

Ini disebabkan oleh gen dari ibu yang menyebabkan mereka lahir dengan kerdil. Akibat berisiko jika dilepas ke alam liar, tigon hanya dibiakkan di dalam penangkaran.

Beefalo

Beefalo dihasilkan dari percampuran antara sapi ternak dengan bison Amerika (buffalo). Hewan buas hibrida ini pertama kali muncul pada abad ke-18, ketika hewan ternak mulai menggembala dengan bison liar.

Persilangan awalnya terjadi secara alami, tetapi pada pertengahan abad ke-19, manusia mulai membiakkannya dengan sengaja. Tujuannya adalah untuk memproduksi hasil ternak yang lebih banyak pada zaman kolonial.(pdn)

Ternyata ada hewan yang hanya keluar pada malam hari. Hewan apa sajakah itu? Berikut informasinya.

INFOKAN PADA SAHABAT: