Fenomena Luar Biasa Ini Pernah di Bumi dan Antariksa

Berinformasi.com, Jakarta – Banyak peristiwa atau fenomena menakjubkan yang tercatat dalam sejarah manusia. Fenomena itu memiliki peran dan memberikan semangat penelitian masa depan.

Fenomena menakjubkan yang terekam dalam sejarah peradaban manusai bukan hanya terjadi di Bumi, tapi juga di antariksa.

Mulai dari cumi-cumi raksasa hingga kunjungan ke Planet Uranus, berikut deretan dari fenomena menakjubkan tersebut:

Cumi-Cumi Raksasa

Pada 1954, 2 orang asal Norwegia meneliti cumi-cumi raksasa sepanjang 9.2 meter (NTNU Museum of Natural History and Archeaology)

Pada 1954, 2 orang asal Norwegia meneliti cumi-cumi raksasa sepanjang 9.2 meter (NTNU Museum of Natural History and Archeaology)

Melansir dari liputan6.com, cumi – cumi raksasa tertangkap kamera untuk pertama kalinya pada Juni 2019 di bawah perairan Amerika Serikat dalam kedalaman lebih dari 750 meter, meskipun makhluk tersebut sebagian besar telah terlihat di perairan Jepang.

Dengan rekaman lebih dari 120 jam, penangkapan dokumentasi itu menggunakan sistem kamera khusus dengan lampu merah yang tidak dapat terdeteksi untuk makhluk laut dalam.

Ledakan Meteorit di Tunguska

Pada 1908, sebuah ledakan terjadi di dekat Sungai Tunguska, Siberia, seperti dikutip dari BBC.

Penyebab dari ledakan itu dikatakan karena meteorit yang menembus atmosfer dan meledak sebelum mencapai tanah, melepaskan energi yang setara dengan 185 bom Hiroshima, menurut beberapa teori.

Karena batu raksasa itu hancur sebelum menimpa bumi, membuat tidak ada kawah yang tersisa, tetapi membakar vegetasi, membunuh hewan, dan dikatakan tidak ada pohon yang tumbuh di daerah itu hingga hari ini.

Badai Matahari Terekstrem

Pada 1859, peristiwa Carrington terjadi dan dikatakan sebagai sebagai salah satu yang paling ekstrim dalam sejarah badai matahari.

Lebih tepatnya, peristiwa itu adalah sejumlah partikel matahari yang bertabrakan dengan medan magnet bumi, sehingga memunculkan fenomena lain yang disebut sebagai aurora borealis.

Tetapi apa yang terjadi di Carrington dikatakan jauh lebih kuat dan di banyak daerah, sinar terlihat pada saat yang sama.

NASA Kunjungi Planet Uranus

Berkat pesawat antariksa Voyager 2, NASA berhasil mengunjungi Planet Uranus untuk pertama kalinya pada tahun 1986, seperti dikutip dari nasa.gov.

Meskipun bukan yang terjauh dari matahari, Planet Uranus disebut sebagai planet terdingin yang ada di tata surya kita.

Seperti yang ditemukan oleh para ilmuwan, fenomena tersebut disebabkan oleh fakta dari Planet Uranus yang tidak memiliki sumber panas internal. Juga, adanya bukti lautan yang mendidih di bawah puncak awan.(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: