Inilah 3 Tempat Wisata Toraja Yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

Berinformasi.com, Toraja – Di Toraja banyak makam yang dijadikan destinasi wisata. Namun tidak hanya itu, alam Toraja pun menyuguhkan keindahan yang luar biasa.

Nilai adat dan budaya di Toraja sangat kental. Sehingga pesona yang disajikan sangat indah. Berikut ikon toraja yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Berikut 3 tempat di Toraja yang paling sering wisatawan kunjungi.

Gua Lemo

Gua Lemo adalah makam yang dikhususkan untuk para bangsawan. Gua lemo mudah diakses untuk masyakat umum yang hendak berkunjung. Makam-makan yang ada ditata di tebing tinggi dengan rapi.

Wisatawan Toraja sangat tertarik dengan tata cara pemakaman yang dilaksanakan oleh para bangsawan. Jika tidak bisa melihat acaranya, wisatawan bisa melihat liang makam yang ada di dalam batu gua. Gua tersebut terletak di perbukitan kapur. Sehingga membuat makam jauh dari kesan angker.

Di sekitar bukit makam, ada ragam patung kayu yang menjadi simbol orang yang dimakamkan. Patung kayu harus menyerupai orang yang dimakamkan sesuai dengan ketentuan adat yang ada. Patungnya menghiai dinding tebing, jasadnya dimakamkan di dalam gua.

Bukit-bukit ini sudah ditata dengan memisahkan wilayah gua menurut masing-masing keluarga. Peletakkan patung kayu pun mengikuti dimana wilayah tersebut. Jika sedarah dan memiliki ikatan keluarga, patung-patung tersebut dijejerkan dengan leluhurnya yang lebih dulu meninggal dunia.

Tempat ini berlokasi di Desa Sandan Uai, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Pengunjung dikenakan tiket rp 20.000 untuk tiga orang

Patung Yesus Bukit Burake

Patung yesus bukit burake sebenarnya adalah objek wisata rohani untuk pemeluk agama Kristen. Namun wisatawan lain pun masih bisa berkunjung ke tempat ini.

Dengan adanya area tempat wisata rohani ini, paling tidak wisatawan bisa menikmati ketinggian bukit dengan akses yang lebih mudah dan aman. Patung ini mereplikasi gaya patung yang ada di Rio De Janeiro, Christ the Redeemer. Letak patung ini berada di kota Makale, tepat di atas bukit Buntu Burake.

Di lokasi ini pun ada jembatan kaca yang panjangnya sekitar 90 meter. Dan merupakan jembatan kaca terpanjang di indonesia. Pemandangan dari jembatan kaca sangat indah.

Untuk mencapai ke Bukit Burake, pengunjung bisa menempuh perjalanan sekitar tujuh jam melalui jalan Poros Baru Makassar. Karena tempat ni berlokasi di Bukit Buntu Burake, Kota Makale, Sulawesi Selatan. Jam operasionalnya setiap hari pukul 06.00-22.00 WITA. Dengan tiket masuk sebesar rp 50.00 per orang.

Rumah Adat Tertua di Sulawesi

Tempat wisata Tana Toraja kali ini merupakan kawasan desa yang bersejarah. Di tempat ini ada rumah adat Tongkonan, rumah adat khas Sulawesi Selatan, yang paling tua di Tana Toraja dan masih terjaga hingga sekarang. Untuk mencapai ke tempat ini pengunjung harus menempuh perjalanan selama tujuh jam dari kota Makassar.

Sesampainya disini pengunjung akan melihat lingkungan yang masih sangat asri. Tempat ini lebih sejuk dari kota Makassar. Lokasi desa ini berada di wilayah perbukitan yang terjal.

Terdapat 11 rumah Tongkonan dengan alat penumbuk padi tradisional di desa ini. Pemilik aslinya tidak lagi menempati rumah ini. Karena ada yang membeli semua rumah adat yang ada di kampung dan warga asli desa tinggal di belakang rumah Tongkonan. Konon katanya rumah Tongkonan ini adalah saksi bisu kerasnya perang antar-desa.

Tempat ini berlokasi di Desa Pallawa, Sesean, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Masuk di tempat ini tidak dikenakan biaya masuk.(pdn)

Mau ke tempat wisatayang bisa berenang tapi bukan kolam? Di Klaten ada umbul yang bisa dikunjungi untuk berenang langsung dari mata air. Berikut informasinya.

INFOKAN PADA SAHABAT: