Lima Jenis Bunga Yang Bisa Dijadikan Minuman Teh

Berinformasi.com, Jakarta – Ada beberapa jenis teh bunga yang bisa dikonsumsi sebagai minuman. Bunga tersebut kaya akan manfaat untuk kesehatan karena mengandung antioksidan.

Nutrisi lainnya yang bisa digunakan sebagai obat alternatif untuk penyakit manusia. Bahkan beberapa jenis bunga tersebut, bisa dijadikan teh dan diminum untuk minuman herbal sehari-hari.

Berikut beberapa jenis bunga yang bisa dijadikan minuman the.

Bunga Chamomile

Jenis bunga yang mungil ini ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan. Bunga chamomile bisa diolah menjadi teh dan telah lama digunakan sebagai obat tradisional.

Saat ini, para peneliti semakin mengeksplorasi keefektifannya dalam mengelola penyakit, termasuk kanker dan diabetes. Chamomile mengandung bahan kimia yang disebut flavonoid.

Flavonoid ini adalah jenis nutrisi yang ada di banyak tanaman dan merupakan salah satu antioksidan. Kandungan flavonoids berfungsi melawan radikal bebas yang menyebabkan kanker dan berbagai penyakit kardiovaskular.

Teh chamomile juga bisa meredakan nyeri saat menstruasi, membuat tenang dan membantu tidur lebih nyenyak, serta menurunkan resiko diabetes.

Cara membuat teh dari bunga chamomile sendiri yaitu dengan mengeringkan bunga chamomile di bawah sinar matahari hingga kering menyeluruh. Setelah kering sempurna, bunga bisa diseduh menggunakan air panas. Teh bunga chamomile bisa ditambahkan madu maupun daun mint. Teh siap diminum.

Bunga Rosella

Jenis bunga ini akan menghasilkan seduhan berwarna merah. Teh hibiscus memiliki rasa asam yang mirip dengan cranberry dan dapat dinikmati baik panas maupun dingin.

Penelitian telah menemukan berbagai manfaat kesehatan yang terkait dengan minum teh kembang sepatu, menunjukkan bahwa teh dapat menurunkan tekanan darah, melawan bakteri dan bahkan membantu penurunan berat badan.

Cara membuat teh hibiscus cukup mudah. Petik bunga rosella yang telah mekar, cuci bersih dan rebus dengan air. Untuk mengurangi rasa asam bisa ditambahkan madu atau gula secukupnya. Teh siap dinikmati.

Bunga Dandelion

Bunga dandelion atau yang bisa disebut dengan randa tapak ini apabila kelopaknya ditiup bisa mudah terlepas dan terbawa angin. Bunga ini asli dari Eropa dan Asia namun kini sudah menyebar di berbagai belahan dunia.

Jenis bunga yang satu ini ternyata bisa diolah menjadi teh. Penelitian menunjukkan bahwa semua bagian tanaman dandelion mengandung banyak senyawa anti-inflamasi dan antioksidan alami

Dandelion juga merupakan salah satu sumber vitamin A (dalam bentuk beta-karoten yang mudah diserap), K, E, dan C; kalium; dan serat.Menurut sebuah penelitian, dandelion memberikan efek penghambatan trigliserida dan lipase pankreas yang sama dengan Orlistat. Pankase lipase adalah cara utama tubuh menyerap lemak, dapat meningkatkan pemeliharaan berat badan.

Petik saat tanaman masih muda, dan cuci bersih bunga. Tempatkan 6 bunga dalam cangkir. Tambahkan air panas, lalu diamkan selama 10 hingga 20 menit, ambil ampas bunga dan teh nikmatilah!

Bunga Telang

Jenis bunga ini dikenal pula sebagai Clitora Ternatea, merpati Asia, bluebellvine, kacang biru, kacang kupu-kupu, kacang cordofan, dan kacang polong Darwin bunga telang telah digunakan selama berabad-abad sebagai minuman dan juga dalam masakan karena warnanya yang sangat mudah diperoleh dengan hanya merendamnya dalam air panas.

Penelitian telah menunjukkan bahwa teh herbal ini memiliki sifat antioksidan yang bagus. Selain itu teh bunga telang juga bisa menurunkan resiko diabetes. Hal ini dikarenakan terhalangnya asupan glukosa dari makanan ke tubuh. Teh biru atau teh bunga telang ini baik dikonsumsi untuk orang yang mengidap diabetes melitus tipe 2.

Cara membuatnya cukup mudah. Rendam 2-3 bunga telang kering dalam air mendidih selama 5-10 menit, atau sampai air berubah menjadi biru tua. Saring dan buang bunga jika diinginkan. Campur dengan sirup jika diinginkan.

Bunga Mawar

Bunga yang paling kerap dijadikan ungkapan kasih sayang ini ternyata juga memiliki fungsi lain. Bunga mawar telah digunakan untuk tujuan pengobatan selama ribuan tahun.

Keluarga mawar memiliki lebih dari 130 spesies dan ribuan kultivar. semua mawar dapat dimakan dan dapat digunakan dijadikan teh, tetapi beberapa varietas memiliki rasa yang manis sedangkan yang lain terasa lebih pahit.

Teh mawar adalah minuman herbal aromatik yang terbuat dari kelopak dan kuncup bunga mawar. Sebuah studi dari 12 kultivar mawar mengandung fenol dan aktivitas antioksidan yang sama hingga lebih besar dari teh hijau.

The mawar ini juga kaya akan antosianin, yang terdiri hingga 10% dari total kandungan fenolnya. Antosianin adalah adalah pigmen warna yang memiliki manfaat pada kesehatan saluran kemih dan mata, berperan dalam peningkatan memori, mencegah penuaan, dan menurunkan resiko kanker.

Cara membuatnya cukup sederhana Anda bisa menggunakan kelopak segar atau kering. Dalam kedua jenis tersebut, pastikan kelopaknya bebas dari pestisida. Biasanya disarankan untuk tidak menggunakan mawar dari toko bunga atau pembibitan.

Apabila Anda membuat teh dari kelopak segar, Anda membutuhkan sekitar 2 cangkir kelopak dan dicuci bersih. Cukup rebus dengan 3 gelas (700 ml) air selama sekitar 5 menit. Setelah selesai, saring teh ke dalam cangkir dan nikmatilah.

Jika Anda menggunakan kelopak atau tunas kering, letakkan 1 sendok makan dalam cangkir dan rendam dalam air mendidih selama 10-20 menit. Teh dari jenis bunga ini bisa diminum polos maupun ditambahkan sedikit madu.(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: