Matahari Dengan Bentuk Paling Aneh Yang Pernah Terjadi di Antariksa

Berinformasi.com, Jakarta – Matahari menjadi benda langit yang paling penting di alam semesta karena planet-planet disekitarnya mengorbit pada matahari.

Namun terkadang matahari mempunyai bentuk yang aneh seperti berikut ini.

Matahari Berekor

Jika berbicara soal sesuatu yang berekor di luar angkasa, yang terpikir oleh kita tentu adalah komet. Namun sebuah bintang bernama Mira membuktikan komet bukanlah satu-satunya.

Ini adalah bintang di konstelasi Cetus yang berada di 350 tahun cahaya jauhnya dari Bumi. Ini adalah sistem bintang yang terdiri dari dua bintang yakni Mira A dan Mira B. A adalah bintang merah yang akan mati, sementara B adalah bintang kerdit putih yang telah mati.

Menurut astronom, Mira A mengeluarkan ekor seperti komet karena bintang ini merilis karbon dan oksigen, yang membuat ekor sepanjang 13 tahun cahaya atau 20.000 kali jarak matahari ke Pluto.

Matahari Berbentuk Telur

Enter Vega atau Alpha Lyrae adalah bintang berbentuk telur yang terletak di 25 tahun cahaya dari Bumi. Ini adalah salah atu bintang paling populer diteliti astronom, di mana literatur penelitian akan bintang ini juga sebanyak matahari kita sendiri.

Vega memiliki bentuk yang aneh ini karena putarannya yang super cepat. Ia berputar 93 persen dari kecepatan kritis atau rotasi kritisnya. Rotasi kritis adalah kecepatan maksimal di mana bintang akan pecah.

Vega menyelesaikan satu rotasi dalam 12,5 jam. Sebagai perbandingan, matahari kita menyelesaikan rotasi dalam 27 hari.

Matahari Kembar Siam

Kira-kira satu dekade lalu, astronom menemukan sebuah bintang besar di konstelasi Camelopardalis yang terletak 13.000 tahun cahaya dari Bumi. Bintang besar ini diberi nama MY Camelopardalis.

Ternyata ini adalah dua bintang yang menempel, seakan-akan kembar siam. Kedua bintang ini mengorbit satu sama lain dengan waktu orbit hampir 30 jam saja.

Bintang ini sangat besar, masing-masing 38 kali dan 32 kali ukuran matahari. Astronom memprediksi bahwa salah satunya akan menabrak satu sama lain dan akan menghasilkan bintang yang jauh lebih besar, lebih dari 60 kali.

Matahari Dingin

Kita tahu kalau bintang adalah sumber cahaya yang tentu panas. Namun ternyata ada bintang yang temperaturnya hanya 100 derajat Celcius, di mana itu adalah titik didih air.

Ini adalah temperatur dari bintang bernama CFBDSIR 1458+10B. Di tata surya ini, terdapat dua matahari yang mengorbit satu sama lain. Uniknya, terdapat planet yang justru ukurannya besar di sana.

Menurut astronom, ini adalah keadaannya mungkin menyerupai planet, dengan awan mendung yang mengandung air.

Matahari Berlian

Astronom menemukan sebuah bintang di angkasa yang akhirnya berubah menjadi planet. Hal ini ditemukan ketika astronom meriset sebuah pulsar (bintang neutron atau bintang kerdil) yang diorbit oleh sebuah planet berkecepatan orbit tinggi.

Setelah diteliti, ini ternyata bukan planet, namun sebuah bintang yang sebelumnya saling mengorbit, namun ‘bahan bakar’ salah satunya terkuras karena gravitasi besar keduanya.

Akhirnya bintang mati ini dipercaya membentuk material berupa crystalline carbon yang merupakan material serupa yang membentuk berlian.(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: