Mengenal Lamun, Tumbuhan Yang Sering Dikira Rumput Laut

Berinformasi.com, Jakarta – Apakah teman pernah melihat ada tanaman seperti rumput di dasar laut? Mungkin ada yang mengira itu adalah rumput laut atau seaweed, tapi ternyata bukan.

Tanaman yang satu ini disebut lamun atau seagrass, yang merupakan anggota tumbuhan berbunga yang sudah hidup menyesuaikan dengan lingkungan air asin. Istilah lamun untuk menyebutkan seagrass pertama diperkenalkan oleh Hutomo kepada ilmuwan dan masyarakat umum pada tahun 1980-an.

Pertumbuhan Lamun

Lamun dapat tumbuh dengan baik di dalam lingkungan laut dangkal. Jika ada wilayah perairan laut yang ditumbuhi banyak lamun, maka bisa disebut dengan padang lamun. Bahkan wilayah tersebut bisa menjadi suatu ekosistem tersendiri yang khas.

Semua lamun merupakan tumbuhan berbiji satu atau monoktil, yang punya akar, rimpang, daun, bunga, dan buah. Ya, sama seperti tumbuhan yang banyak tumbuh di darat. Jadi, lamun sangat berbeda dengan rumput laut yang merupakan alga.

Ada beberapa sifat tanaman laut yang tumbuh di laut, seperti mampu hidup di air asin, mempunyai sistem perakaran jangkar yang berkembang biak, dan mampu melakukan penyerbukan daun. Fungsi akar lamun adalah untuk menyerap nutrisi serta sebagai tempat penyimpanan oksigen atau O2 hasil fotosintesis dan CO2 yang digunakan untuk berfotosintesis.

Lamun sebagai sumber makanan bagi beberapa organisme, seperti bulu babi, ikan, dan penyu. Bebek dan angsa juga ada yang memakan lamun. Hanya saja, kalau lamun muncul pada surut terendah.

Lamun memiliki pertumbuhan daun yang lebat serta sistem perakaran yang padat. Sehingga, tanaman ini bisa memperlambat gerakan air yang disebabkan arus dan ombak. Berkat lamun, perairan di sekitarnya bisa lebih tenang. Selain itu lamun juga dapat berperan sebagai pencegah erosi dan menjernihkan air.

Lamun ternyata sudah banyak dimanfaatkan masyarakat, baik secara tradisional maupun modern. Tanaman ini dibuat menjadi keranjang, dibakar untuk diambil garamnya, sebagai bahan isian kasur, sebagai atap, untuk kompos atau pupuk, dan digunakan sebagai penyaring udara dan susu. Selain itu, lamun juga bisa dijadikan sebagai penyaring limbah, menstabilkan daerah pantai, bahan untuk kertas, pupuk dan makanan ternak, serta sebagai bahan obat-obatan.(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: