Mengenal Lima Asteroid Terbesar Yang Ada Di Jagat Raya

Berinformasi.com, Jakarta – Salah satu ancaman terbesar manusia adalah dampak dari jatuhnya asteroid besar ke bumi. Musnahnya semua kehidupan di bumi 66 juta tahun lalu.

Asteroid juga yang membuat kepunahan dari populasi dinosaurus. Peristiwa Tunguska pada tahun 1908 yang menghancurkan hutan bernilai lebih dari 1.290 KM (800 mil). Begitu juga Meteor Chelyabinsk pada tahun 2013 yang menyelinap ke atmosfer Bumi tidak terdeteksi.

Saat ini terdapat beberapa program pemantauan seperti program Observasi Objek Dekat-Bumi NASA.  Program tersebut membuat katalog dan menghitung lintasan ancaman terhadap Bumi. Teleskop besar seperti Panoramic Survey Telescope & Rapid Response System (Pan-STARRS) mengawasi langit dengan rajin, melacak semua objek di langit.

Baru-baru ini, asteroid besar bernama 1998 OR2 melintasi bumi dengan jarak yang cukup dekat. Asteroid yang terlihat seperti memakai masker itu memiliki diameter sekitar 1,8-4,1 km dan mendekati bumi dengan jarak 6,3 juta kilometer atau setara 16 kali jarak bumi dan bulan.

Asteroid terbesar yang terdaftar hingga saat ini terutama ada di antara Mars dan Jupiter.B erikut adalah daftar 5 asteroid terbesar menurut ukurannya.

Ceres

Meskipun sekarang terdaftar sebagai planet kerdil, tapi Ceres masih dianggap asteroid terbesar di tata surya kita. Ceres  mengorbit mengitari matahari di dalam sabuk asteroid. Ukurannya sekitar 945 km (587 mil) menjadikannya asteroid terbesar.

Vesta

Asteroid terbesar kedua di tata surya dengan ukuran 525 km (326 mil) dan juga terletak di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Ini menyumbang sekitar 9% dari total massa seluruh sabuk. Ia memiliki waktu orbit 3,63 tahun dan memiliki kemiringan sumbu 29 derajat. Asteroid ini ada dalam daftar objek yang sedang dipertimbangkan sebagai planet kerdil.

Pallas

Mencakup sekitar 7% dari total massa sabuk asteroid dan merupakan asteroid terbesar ketiga di tata surya dengan ukuran 512 km (318 mil). Asteroid itu ada dalam daftar objek yang ditemukan untuk dipertimbangkan sebagai planet kerdil (bersama dengan Sedna, Orcus, Quaoar, 2002 TX 300, 2002 AW 197, Varuna, Ixion, Vesta, dan Hygiea) tetapi pada saat ini masih dianggap sebagai asteroid.

Davida

Asteroid ini diperkirakan berdiameter 270 hingga 310 km (167 hingga 192 mil) dan mencakup 1,5% dari total massa sabuk. Albedo rendahnya 0,054-0,066 membuatnya cukup gelap dan sulit dilihat. Ini adalah asteroid tipe C yang berarti ia memiliki senyawa berkarbon yang dikaitkan dengan kegelapannya.

Sylvia

Tidak seperti kebanyakan asteroid, Sylvia memiliki karakteristik aneh di mana ia memiliki bulan, dua, pada kenyataannya, Romulus dan Remus. Ini tidak biasa karena asteroid biasanya tidak memiliki bulan. Ditemukan pada tahun 1866, diameter Sylvia sekitar 150 km (93 mil).(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: