Tiga Jenis Bryophyta Yang Dikelompokkan Menurut Bentuknya

Berinformasi.com, Jakarta – Lumut (Bryophyta) banyak ditemui di tempat lembab. Lumut adalah pilihan sempurna sebagai tanaman dekoratif di taman dan di kebun.

Tumbuhan lumut bersifat autotrof karena mempunyai sel-sel dengan plastida yang menghasilkan klorofil. Tubuh lumut diselubungi oleh kutikula lilin yang dapat mengurangi penguapan berlebihan dari tubuhnya, sehingga memungkinkannya untuk dapat beradaptasi di lingkungan yang tak terlalu basah.

Tumbuhan lumut tergolong sebagai kormofita berspora, karena tumbuhan ini menghasilkan spora sebagai alat perkembangbiakannya. Tumbuhan lain yang juga termasuk kormofita berspora adalah tumbuhan paku.

Terdapat 22.000 varietas lumut (Bryophyta) di seluruh dunia yang sifatnya kosmopolit. Untuk memudahkan mengenalinya perlu dilakukan pengelompokan berdasarkan ukuran dan bentuknya.Terdapat tiga jenis lumut jika dikelompokkan berdasarkan bentuk tubuhnya yaitu lumut hati, lumut tanduk, lumut daun.

Lumut Hati (Hepaticopsida)

Lumut hati (Hepaticopsida) adalah jenis lumut yang mempunyai anggota mencapai 6000 spesies. Sebagian besar lumut hati tidak mempunyai daun. Tubuhnya menyerupai lembaran, berlobus, dan pipih. Sebagian besar lumut hati banyak ditemukan hidup di tanah lembab. Beberapa di antaranya juga ditemukan tumbuh di permukaan air seperti danau dan sungai.

Dalam bertahan hidup, lumut hati tumbuh dengan mendatar dan melekat pada bebatuan atau tumbuhan lain dengan bantuan rizoid. Memiliki alat reproduksi yang bentuknya mirip payung.

Lumut Tanduk (Anthocerotae

Lumut Tanduk (Anthocerotae) adalah salah satu jenis lumut yang bisa dijadikan dekorasi pada akuarium. Lumut tanduk tidak berbeda jauh dengan lumut hati. Sporofitnya berbentuk kapsul dan memanjang mirip karpet lebar.

Lumut Daun (Bryopsida)

Lumut Daun (Bryopsida) merupakan jenis lumut yang mempunyai jumlah paling banyak. Lumut daun mirip dengan tumbuhan kecil seperti rumput yang tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 10cm. Beberapa ada yang mencapai 40cm. Daunnya berukuran kecil dan tersebar di sekeliling batangnya.

Merupakan lumut sejati yaitu lumut yang memiliki akar (rizoid), batang, dan daun sederhana. Banyak ditemukan tumbuh di permukaan tanah, bebatuan, tembok hingga kulit kayu. Hidup berkelompok dengan tampilan menyerupai hamparan tebal mirip beludru.(pdn)

Pernah dengar Lamun? Ya tumbuhan laut ini sering sekali disangka adalah rumput laut. Padahal keduanya berbeda. Seperti apa perbedaannya. Simak ulasannya.

INFOKAN PADA SAHABAT: