Tiga Jenis Kain Yang Paling Sering Digunakan Untuk Pakaian

Berinformasi.com, Jakarta – Pakaian selalu dikenakan setiap hari. Seperti baju, celana ataupun aksesoris lainnya, pakaian memiliki peranan penting bagi tubuh dan kehidupan.

Selain bermanfaat melindungi tubuh kita dari suhu ekstrim, pakaian juga bermanfaat sebagai alat penunjang penampilan.

Meski pakaian dapat terbuat dari berbagai bahan tetapi kain menjadi bahan utama dan menjadi bahan paling umum untuk dibuat pakaian. Kain sendiri, memiliki beberapa jenis yang dapat kita bedakan dari berbagai aspek, salah satunya adalah tekstur. Berikut tiga jenis kain yang paling sering digunakan untuk pakaian.

Katun

Katun salah satu jenis kain yang sering terdengar. Katun merupakan salah satu jenis kain yang paling banyak digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian, baik itu celana maupun kaos. Kain katun terbuat dari serat kapas dan bertekstur lembut.

Selain itu, kain katun juga memiliki daya serap keringat yang sangat baik. Itulah mengapa kain katun populer dipilih menjadi bahan pembuatan pakaian. Teksturnya yang lembut membuat rasa nyaman tersendiri bagi para pemakainya. Katun juga memiliki beberapa jenis seperti katun Paris dan katun Jepang.

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, kain berjenis katun tak lagi hanya terbuat dari serat kapas saja, akan tetapi mengalami percampuran dengan bahan lain. Salah satunya adalah penggabungan antara serat kapas dengan polyester.

Linen

Jika dilihat secara sepintas, kain linen dan katun nyaris mirip. Namun keduanya dapat dibedakan dengan membandingkan tekstur satu sama lain. Kain linen merupakan jenis kain yang terbuat dari serat tumbuhan rami. Teksturnya lebih lembut jika dibandingkan dengan kain katun, akan tetapi kain linen terlihat lebih kaku.

Tekstur seratnya yang lembut, mempengaruhi harga jual kain linen di pasaran sehingga kain linen biasanya dibanderol lebih mahal dari pada kain katun. Meski terlihat kaku, akan tetapi jika kamu mampu menggunakan serta merawatnya secara baik dan benar, maka kain linen akan semakin terasa nyaman saat dikenakan.

Drill

Jenis kain bernama “drill” juga sekilas mirip dengan kain katun. Akan tetapi kain drill memiliki ketebalan yang lebih jika dibandingkan dengan kain katun ataupun linen. Kain drill adalah jenis kain yang terbuat dari campuran beberapa bahan dasar, yaitu serat tetoron, rayon, dan polyester.

Karena teksturnya yang nyaris kaku, kain berjenis drill umumnya dipergunakan sebagai bahan pembuatan bottom atau bawahan baik itu celana ataupun rok. Berbagai macam seragam baik itu seragam sekolah ataupun seragam kantor biasanya terbuat dari jenis kain drill, lho!

Denim

Berbahan kuat, tebal, namun mudah dicuci. Mungkin itulah karakteristik yang dapat menggambarkan kain jenis denim ini. Identik dengan warna indigo, kain denim kini hadir dengan beberapa pilihan warna lain yang tak kalah menarik seperti hitam dan putih. Kain berjenis denim umum digunakan sebagai bahan pembuatan jaket dan celana.

Akan tetapi seiring berkembangnya zaman dan kebutuhan fashion, kain berjens denim ini juga sering dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan rok dan dress. Kain denim sering kali disalah artikan oleh sebagian orang. Tak sedikit dari orang-orang menyebut kain denim dengan sebutan kain jeans atau levis.(pdn)

Perumdam TKR Kabupaten Tangerang sedang menambah cakupan pelayanan. Daerah mana itu? Simak ulasan berikut ini.

Ingin merasakan sensasi gula aren segar tanpa campuran bahan lain? Serta kaya manfaat yang terkadung di dalamnya. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini.

INFOKAN PADA SAHABAT: