Tiga Makanan Khas Bengkulu Yang Dicari Wisatawan Saat Berkunjung

Berinformasi.com, Bengkulu – Bengkulu terkenal dengan julukan Bumi Rafflesia. Bengkulu memiliki potensi wisata untuk dikunjungi saat liburan. Mulai dari wisata alam hingga budaya.

Bukan hanya memiliki ragam destinasi wisata menarik saja, Bengkulu juga menawarkan pengalaman asik jelajah kuliner. Yang akan membuat lidahmu serasa dimanjakan dengan aneka menu khasnya yang menggugah selera. Berikut tiga makanan khas Bengkulu yang pasti dicari wisatawan saat berkunjung.

Tempoyak

Tempoyak adalah makanan yang unik. Bagiamana tidak, bahan yang digunakan untuk membuatnya harus difermentasi terlebih dahulu. Adapun bahan tersebut ialah buah durian yang kemudian difermentasi sehingga menciptakan cita rasa yang asam akibat proses fermentasi itu sendiri.

Tempoyak tak hanya terkenal di Bengkulu, tetapi juga di sejumlah daerah lain seperti Palembang, Lampung, Jambi, dan bahkan hingga ke pulau Kalimantan di mana terkenal akan buah duriannya. Tempoyak baru bisa dimakan setelah daging buah durian difermentasi selama 3 – 5 hari. Tempoyak yang sudah jadi selanjutnya bisa diolah sesuai selera.

Ada yang memadukannya dengan ikan teri, ikan patin, ikan mujair, ataupun ikan mas. Selain itu ada juga yang memasak tempoyak bersama campuran daging ayam atau menggunakannya sebagai sambal dan bumbu masakan. Bahkan, tak sedikit pula orang Bengkulu yang menyantap tempoyak secara langsung tanpa didampingi menu lain.

Manisan Terong

Para wisatawan yang melancong ke Bengkulu biasanya tak akan pernah melewatkan panganan satu ini. Manisan terong lebih banyak dibeli oleh para wisatawan sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat di rumah. Makanan khas Bengkulu ini dianggap unik karena jika biasanya manisan terbuat dari bahan dasar berupa buah, manisan khas Bengkulu ini justru menggunakan terong yang notabene merupakan salah satu jenis sayuran.

Bicara mengenai rasa, manisan terong juga manis dengan tekstur yang legit. Untuk membuat manisan terong hanya memerlukan tiga tahap yang harus dilakukan, yakni tahap persiapan bahan, pengolahan, dan pengemasan produk.

Pertama-tama terong harus dicuci dengan air kapur agar bersih dari getah untuk kemudian dipotong-potong kecil dan direndam ke dalam air gula selama dua jam. Seusia direndam terong selanjutnya dikeringkan selama satu hingga dua hari. Jika proses pengeringan usai, terong sudah siap dikemas. Manisan terong dijual dengan harga tak sampai 15 ribu rupiah. Isinya yang banyak rasanya yang menis, serta teksturnya yang legit seperti kurma membuat makanan ini selalu diburu pembeli.

Pendap

Perlu kamu tahu kalau pendap adalah salah satu makanan khas Bengkulu yang sangat populer di daerah-daerah lain. Kalau mendengar kata Bengkulu, biasanya orang langsung mengingat pendap. Apa itu pendap?

Pendap adalah makanan khas provinsi Bengkulu yang juga mendapat sebutan ikan pais oleh penduduk lokal. Ikan pais saat ini sudah menembus banyak pasar di sejumlah kota semisal Jakarta, Lampung, Jambi, Palembang, dan Pangkal Pinang. Alasan orang menyukai pendap karena mempunyai cita rasa yang kuat dan bisa menggugah selera makan, terutama pembungkus daun talasnya yang mengeluarkan aroma khas.

Selain itu juga akibat cita rasa yang pedas dan gurih, pendap bahkan tembus hingga negara-negara lain seperti Australia, Belgia, dan Jepang. Makanan khas Bengkulu ini mirip dengan pepes dari Jawa. Bedanya, jika pepes menggunakan pemgbungkus daun pisang, kalau pendap atau batutuk ikannya dibungkus pakai daun talas yang diikat tali rafia.(pdn)

Bingung mau beli gula aren asli dengan harga murah dimana? Pastinya di TIAREN grosir gula aren tempatnya. Penasaran? Berikut informasinya.

INFOKAN PADA SAHABAT: