Tujuh Hewan Ini Mempunyai Cara Perlindungan Diri Yang Unik

Berinformasi.com, Jakarta – Di dunia hewan, terdapat hukum dasar yang menentukan kehidupan. Hukum alam siapa yang kuat dialah yang menang membuat para predator banyak diuntungkan.

Namun jangan salah, hewan yang dianggap lemah dikaruniai kemampuan lain. Mereka biasanya ahli dalam melindungi diri dari serangan predator. Contohnya dengan mengeluarkan racun, duri, atau bahkan bersembunyi.

Lebih dari itu, sebagian di antara hewan-hewan tersebut memiliki metode yang sangat unik atau bahkan aneh untuk terhindar dari musuhnya. Yuk, simak cara-cara mereka berikut ini!

Teripang menembakkan organ dari anusnya

Teripang atau yang dikenal pula sebagai timun laut adalah makhluk air yang cukup pasif. Mereka bergerak seperlunya saja. Bahkan sebagian besar hanya menetap di satu tempat sampai ia tua. Namun beda kasusnya kalau mereka sedang merasa terancam.

Mereka akan berubah cukup agresif saat sedang diserang predator. Dilansir dari Mental Floss, teripang akan menembakkan organ dalamnya yang lengket dan beracun dari anusnya. Ini akan membuat si musuh mundur dan tidak jadi menyerang.

Opossum berpura-pura mati

Jika kamu pernah menonton Ice Age 2 sebelumnya, kamu tentu tahu sepasang mamalia kecil yang selalu menempel ke karakter mammoth betina. Mereka adalah opossum. Predator dari hewan tersebut adalah elang, serigala, rubah, dan kucing hutan.

Untuk melindungi dirinya yang lemah dan kecil, opossum memiliki kebiasaan berpura-pura mati. Mereka bahkan melakukan hal ini tanpa sadar. Bagaimana bisa? Ketika merasa ketakutan, mereka akan pingsan dan mengeluarkan bau seperti hewan mati. Proses tersebut dapat berlangsung selama beberapa jam. Predator pun tidak jadi memangsanya.

Kadal Berduri menyemprotkan darah

Kamu mungkin mengira bahwa kadal berduri akan menggunakan sekujur tubuhnya untuk melindungi diri. Memang benar tetapi mereka memiliki metode lain yang cukup mengerikan dan ampuh untuk mengusir predator.

Kadal berduri akan menyemprotkan darah dari matanya ke arah predator sampai sejauh 1,5 meter. Darah tersebut bercampur dengan cairan kimia yang berbau tidak sedap sehingga predator akan menjauh darinya.

Dilansir dari idntimes.com, ternyata banyak darah yang disemprotkan bisa mencapai sepertiga total darahnya, lho! Walaupun memiliki perlindungan diri yang menakjubkan, sayangnya kadal berduri termasuk sebagai hewan yang terancam punah.

Belut Listrik akan menyetrum siapa saja yang mendekat

Seperti yang kita ketahui, belut listrik melindungi diri dengan setrum yang dimilikinya. Namun seberapa berbahayakah mereka? Menurut laman National Geographic, makhluk tersebut memiliki sekitar 6.000 sel elektrosit yang berperan layaknya baterai.

Ketika berhadapan dengan predator, semua sel akan aktif dan mengeluarkan listrik sebesar 600 volt. Tersengat selama 50 milidetik saja cukup untuk membuat manusia kejang-kejang.

Malaysian Exploding Ant mampu meledakkan dirinya

Semut yang berhabitat di daratan Kalimantan dan Malaysia ini dapat diidentifikasi dengan warna tubuhnya yang cokelat kemerahan. Ukurannya pun lebih besar daripada semut yang biasa kita lihat di rumah.

Jika biasanya semut melindungi diri dengan menggigit, lain halnya dengan Malaysian exploding ant. Mereka akan meledakkan kepalanya yang penuh dengan kelenjar beracun. Setelah melakukannya, mereka akan mati. Pengorbanan ini dilakukan bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk koloni. Salut!

Hering Kalkun mengeluarkan isi perutnya

Turkey vulture atau hering kalkun adalah unggas yang banyak ditemui di Amerika. Mereka juga memiliki cara perlindungan diri yang aneh.

Ketika merasa terancam, mereka akan memuntahkan isi perutnya ke hadapan predator. Ternyata metode tersebut ampuh untuk membuat tubuhnya lebih ringan sehingga kalkun bisa lari lebih cepat.

Slow Loris memiliki ketiak beracun

Hewan yang satu ini memang terlihat lemah. Tubuhnya kecil, ringkih, serta tidak bisa bergerak dengan cepat. Ini membuatnya menjadi sasaran empuk bagi para predator. Namun jangan meremehkan kemampuan pertahanan dirinya, ya!

Slow loris ternyata dibekali dengan kelenjar racun di ketiaknya. Ketika merasa terancam, mereka akan mengusapkan tangan ke area tersebut kemudian melapisi tubuh dan giginya dengan racun. Ketika ia menggigit, predator akan mengalami syok anafilatik.

Walaupun kecil dan dianggap lemah, ternyata hewan-hewan tersebut punya kemampuan yang cukup mengerikan, ya! Lain kali jika kamu bertemu dengan mereka, jangan sampai membuatnya merasa tidak nyaman. Kamu tentu tak ingin diserang mereka, kan?(pdn)

INFOKAN PADA SAHABAT: